Ia terlahir di keluarga sederhana dari negeri Okeanos. Namun, sang Ayah mati dalam peperangan saat Leon masih kecil meninggalkan Ibu, ia, dan seorang kakak. Meskipun kemudian peperangan berhenti, masih banyak orang yang kesulitan untuk menjalankan kehidupan secara normal—termasuk keluarga Leon. Saat mencapai masa remaja, Ibunya meninggal yang diakibatkan bekerja berlebihan hanya demi bisa mendapatkan sesuap nasi dan menyekolahkan Leon juga Julian.
Julian merupakan anggota keluarga satu-satunya yang tersisa. Meski mentalnya juga sedang dalam keadaan yang tidak bagus, ia mencoba sekeras mungkin untuk menjadi kakak yang baik, ia bahkan rela putus sekolah demi bekerja dan melakukan segala cara agar Leon menjadi pribadi yang ceria. Karena itu Leon bertekad untuk membuat kakaknya juga senang, dia belajar dengan tekun dan bersosialisasi meski itu cukup membuat mentalnya lelah karena perlu memasang topeng palsu terus-menerus—hanya demi sang kakak.
Begitu usianya menginjak 17 tahun, ia berhasil memasuki akademi militer melalui jalur beasiswa. Lalu Julian juga berkabar bahwa dia akhirnya mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lebih bagus daripada tempat ia bekerja saat itu, jadi setidaknya bisa menyewa asrama untuk Leon tinggal agar dia tidak perlu bolak-balik dari rumah dan sekolah yang jaraknya cukup jauh. Sayangnya... Julian menjadi korban perdagangan manusia bersamaan dengan 10 orang lain yang tubuhnya bahkan tidak lagi utuh saat ditemukan. Karena itu Leon bertekad dari yang awalnya ingin bergabung dengan militer beralih ingin menjadi polisi.
Namun, lagi-lagi, di usia 20 ia gagal mendapatkan apa yang ingin diraih. Leon tidak berhasil memasuki jajaran kepolisian karena ada salah satu orang yang gagal dalam ujian, tetapi menggunakan uangnya agar bisa tetap masuk membuat Leon tersingkirkan. Akhirnya ia kembali ke tujuan awal untuk mendaftar sebagai milter, tetapi sebelum upacara penerimaan ia menghilang dari muka bumi hingga namanya dicap sebagai "mengundurkan diri."
introvert, easygoing, playful, dishonest, a thinker