Di daerah Korpta sering terjadi peperangan perebutan wilayah sehingga banyak desa terpencil terkena dampak peperangan. Tak heran beberapa desa di wilayah Korpta hidup terbiasa dengan suasana peperangan. Bahkan warga desa disana terkadang ikut membantu prajurit kekaisaran dalam mengusir prajurit kerajaan tetangga. Namun pada salah satu desa, kali ini bala bantuan dari kekaisaran datang terlambat ke lokasi akibatnya warga desa habis dibunuh dan menyisakan seorang anak. Anak yang berusia 8 tahun itu lalu diselamatkan oleh prajurit.
Mendengar nasib anak itu hingga ke telinga Viscount, pemilik wilayah Korpta. Ia lalu membawanya dan mengadopsinya layaknya anak sendiri atas rasa bersalahnya karena tidak dapat menolong desanya. Ia ingin mendengar kisahnya. Anak ini ternyata yang paling lemah dan tidak berbakat dalam bertarung dibandingkan anak lainnya di desanya, sangat miris tapi yang terakhir hidup. Beberapa bulan saja ia sudah menguasai ilmu bangsawan meskipun sikapnya tetap brengsek. Anak itu lalu tak sengaja melihat rencana Viscount dan merevisinya, Viscount kaget melihat strateginya lebih bagus, ia pun melakukannya dan berhasil. Ia mampu mengembalikan wilayah Korpta milik Viscount dari tangan musuh hanya dalam sebulan. Sejak saat itu dia dipercaya bagian strategi. Ia merebut wilayah lainnya tak butuh waktu lama berkat strateginya. Anak ini lalu diberi nama bangsawan oleh sang Viscount dengan nama Mirage Evolt Loughtville. Namun, cara yang dilakukannya curang dan tidak lazim, bahkan Lilith--saudari angkat dan anak kandung Vicount--yang masih berumur 12 tahun diberi perintah untuk maju ke pertempuran kecil karena Lilith sangat ahli dalam bermain pedang. Ya, Mirage akan melakukan segala cara untuk menang dan menggerakkan bidak-bidak yang hebat didalam genggamannya.
Berkat prestasi-prestasi itu, Mirage dipanggil oleh Kaisar secara langsung. Sang Viscount--ayah angkat Mirage-- merasa tersanjung tinggi atas undangan kaisar kepada anaknya, Mirage. Ia diangkat menjadi Duke dan ahli strategi bagi Kekaisaran. Dirinya dijuluki Miracle karena membawa kekaisaran menuju masa depan yang pasti.
Setelah keadaan peperangan memihak ke kekaisaran dan Mirage memasuki umur 18 tahun, ia dikirim ke sebuah akademi bernama Vincent untuk mengasah bakatnya lebih dalam. Sang kaisar percaya, kekuatan sebenarnya bukan berasal dari seberapa berbakat dia dalam pertempuran langsung, tetapi ada kekuatan yang lebih dalam dari itu yaitu 'Mengatur'. Keputusan kaisar ini jadi buah cibiran dari berbagai bangsawan, bukannya sang pangeran atau putrinya sendiri yang dijadikan perwakilan melainkan orang asing yang tak jelas asal usulnya.
Mungkinkah kaisar punya maksud lain?