Farah menggunakan Mobilization untuk memanggil Clockwork Soldier bernama Dimos sebagai unit tempur.
Dimos (Mobilization)
Dimos digambarkan sebagai pria tua berkulit abu-abu terang hingga gelap dengan rambut sebahu dan tubuh yang sepenuhnya diselimuti perban pada area wajah, leher, lengan, perut, serta pinggang. Sebagai seorang Clockwork Soldier, ia memiliki karakteristik suara yang menyerupai robot dan sepasang mata berwarna hijau pucat yang akan berubah menjadi merah ketika ia memasuki mode Berserk. Dalam pertempuran, Dimos mengandalkan kemampuan Calamity Bullet yang memungkinkannya menciptakan peluru dari energi negatif tuannya sekaligus mengendalikan arah lintasan tembakan tersebut. Kekuatan ini akan menjadi jauh lebih destruktif melalui Cursed Elimination, sebuah kondisi saat Dimos berada dalam mode Berserk yang mengubah peluru miliknya menjadi bom peledak saat menyentuh permukaan, di mana radius dan daya hancurnya akan semakin membesar seiring dengan tingginya intensitas energi negatif dari sang tuan.
Tubuh Kajika memiliki organ khusus yang memproduksi biofuel berenergi tinggi dan sistem bioelektrik untuk memicunya. Ia dapat menghasilkan nyala api, explosive burst, jet propulsion pendek, atau meningkatkan temperatur tubuh untuk close combat.
Sebuah massa teknologi gelap yang bergerak seperti cairan dan dapat belajar dari material maupun sistem yang disentuhnya. Semakin lama aktif, pola “Black Tide” dapat berubah, mencari metode baru untuk melewati pertahanan, dan memperbaiki perilakunya sendiri tanpa selalu mengikuti keinginan pengguna. Karena sifat belajarnya, Nami harus terus menjaga agar sistem tidak berkembang melewati batas kontrol.
DomainTeknologi cryogenic milik Shira mampu menarik energi panas dari area sekitar secara ekstrem. Ia dapat menurunkan temperatur jauh di bawah titik beku, membekukan cairan secara instan, membuat logam rapuh, membentuk frost barrier, dan menghambat sistem mekanis. Output normal berada pada puluhan derajat di bawah nol.